Kabut Asap Diduga Penyebab, Dinsos dan BPBD Serahkan Bantuan ke Keluarga Korban di Pendang dan Kalahien
Barito Selatan // Situasi darurat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, terus menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Menyusul banyaknya keluhan kesehatan hingga laporan musibah, Dinas Sosial dan BPBD bergerak cepat menyalurkan bantuan dan mengunjungi langsung keluarga korban di Desa Pendang dan Desa Kalahien sebagai bentuk tanggung jawab penanganan dampak bencana. Barito Selatan, 17/10/2026.
Kepala Dinas Sosial, Syahdani, S.Pd, memastikan bahwa bantuan dasar berupa sembako telah disiapkan dan diserahkan langsung kepada keluarga yang terdampak maupun yang berduka. Di Desa Pendang, bantuan diserahkan secara langsung kepada kerabat almarhum Rudianto, yang diduga juga merasakan dampak kesehatan akibat hirupan udara yang penuh polusi asap kebakaran hutan tersebut.
“Kami datang bukan hanya untuk memberikan bantuan materiil, tetapi juga menguatkan hati keluarga yang sedang berduka. Kepada keluarga almarhum Pak Rudianto, kami sampaikan rasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, dan berharap bantuan ini bermanfaat,” ungkap Syahdani usai menyerahkan bantuan di Desa Pendang.
Perjalanan tidak berhenti di situ, tim pelayanan kemanusiaan pemerintah daerah segera bergerak menuju Desa Kalahien. Di desa ini, duka mendalam menyelimuti sebuah keluarga yang baru saja kehilangan seorang bayi berusia 6 bulan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kematian si kecil diduga sangat erat kaitannya dengan paparan kabut asap tebal yang mengganggu pernapasan dan kesehatan sang anak.
Kepala BPBD Barito Selatan, Agus In’yulius, S.T., M.T., menjelaskan bahwa timnya bergerak serentak ke berbagai titik yang dilaporkan terdampak berat. “BPBD sedang dalam perjalanan menuju rumah duka di Pendang, Pak. Dan izin kami juga memberi bantuan ke keluarga anak 6 bulan yang meninggal di Kalahien, Pak. Kami pastikan tidak ada keluarga korban yang terlewatkan mendapatkan perhatian pemerintah,” jelas Agus.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan menggunakan perlindungan diri guna menghindari dampak buruk kabut asap. Pihaknya juga terus berdoa dan mendoakan agar seluruh keluarga yang sedang berduka senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi ujian berat ini, serta berharap kabut asap segera hilang dari wilayah mereka.
(Dirmanto)
