Amanah Baru Dr. Ita Minarni Pimpin Sekretariat Daerah Barito Selatan

IMG-20261021-WA0005

Barito Selatan //Langkah strategis pembenahan birokrasi kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Salah satu jabatan kunci yang kini telah terisi adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan, yang dijabat oleh Dr. Ita Minarni, S.T., M.T., dengan prosesi yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Barito Selatan. Rabu, 20/10/2026.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Barito Selatan, Dr. H. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M. Turut hadir dan memberikan dukungan dalam acara tersebut adalah Wakil Bupati, Kristianto Yudha, ST., serta dihadiri oleh seluruh pejabat penting, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan unsur pimpinan lainnya di lingkungan Pemkab Barito Selatan.

“Selamat dan sukses kepada Dr. Ita Minarni, S.T., M.T. yang kini resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan. Kepercayaan yang diberikan ini adalah bukti penilaian atas kompetensi dan integritas yang dimiliki. Saya harap Ibu Ita mampu menjaga stabilitas pemerintahan dan menjadi penggerak utama agar seluruh dinas dan badan bekerja lebih efektif dan efisien,” ucap Eddy Raya Samsuri saat memberikan arahan.

Sebagai Sekretaris Daerah, Dr. Ita Minarni bertanggung jawab penuh atas pengelolaan administrasi umum pemerintahan, penyusunan kebijakan, hingga koordinasi antarinstansi. Ia diharapkan mampu memadukan seluruh potensi sumber daya manusia yang ada di pemerintahan untuk bekerja sama mencapai tujuan pembangunan daerah, serta mempercepat realisasi program-program unggulan yang telah direncanakan.

Kehadiran para pimpinan OPD dan pejabat struktural dalam acara ini menjadi sinyal kuat tentang pentingnya sinergi kerja sama di lingkungan Pemkab Barito Selatan. Eddy Raya Samsuri menegaskan bahwa pergantian pimpinan adalah hal wajar dalam birokrasi, namun semangat untuk melayani masyarakat dan membangun daerah harus tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh berkurang sedikit pun.
(Dirmanto)