Tingkatkan Akses Layanan Medis, Pemkab Barito Selatan Matangkan Rencana Pembangunan Fasilitas Kesehatan
Jakarta – Guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, menggelar pertemuan strategis dan audiensi resmi bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D, serta jajaran pejabat eselon di Kementerian Kesehatan. Pertemuan ini difokuskan untuk membahas percepatan pembangunan dan pembenahan sarana kesehatan di wilayah setempat, demi memenuhi kebutuhan dasar medis bagi seluruh warga. “Alhamdulillah, hari ini kami dapat bertemu langsung dan berdiskusi untuk kemajuan dibidang kesehatan di daerah Barito Selatan,” ungkap Eddy Raya Pada Rabu, 16/09/2026.
Delegasi pemerintah daerah hadir lengkap dipimpin oleh Bupati Barito Selatan, Dr. H. Eddy Raya Samsuri, S.T.,M.M., didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Dr. Ita Minarni, S.T., M.T., Kepala Dinas Kesehatan Dr. Dadang Baskoro Nugroho, Sp.PD., dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, serta Pertanahan Ir. Muhammad Taufik, ST. Kehadiran para pemimpin dinas teknis ini menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menindaklanjuti setiap program pembangunan yang bertujuan langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di sektor publik yang paling vital.
Agenda utama dalam pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini adalah pembahasan mendalam mengenai rencana pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah serta revitalisasi Puskesmas yang ada di tiap kecamatan. Pemerintah daerah memaparkan berbagai kendala yang dihadapi, kebutuhan anggaran maupun peralatan, serta menyusun peta jalan kerja jangka panjang. “Kami ingin fasilitas kesehatan kami nanti tidak hanya berdiri tegak, tetapi berfungsi optimal, lengkap dengan alat canggih dan tenaga ahli yang siap melayani,” jelas Eddy Raya mengenai harapan pemerintah daerah.
Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas langkah proaktif yang dilakukan oleh Pemkab Barito Selatan. Beliau mengingatkan bahwa pembangunan sektor kesehatan memiliki makna luas, bukan sekadar pembangunan fisik bangunan, melainkan memastikan akses yang mudah dan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa ada diskriminasi. “Kesehatan adalah hak seluruh warga negara, dan pembangunannya harus menjangkau sampai ke tingkat paling bawah,” tegas Prof. Dante dalam arahannya.
Selain pembahasan infrastruktur, Wakil Menteri Kesehatan juga menyampaikan dua instruksi strategis yang harus menjadi prioritas kerja pemerintah daerah. Pertama, seluruh jajaran dinas terkait diminta memaksimalkan pelayanan kesehatan gratis. Hal ini bertujuan memastikan tidak ada lagi warga yang menunda pengobatan atau pertolongan medis karena terhalang masalah biaya, sehingga jaminan kesehatan masyarakat benar-benar terjamin dan berjalan efektif.
Instruksi kedua yang ditekankan adalah pentingnya pelaksanaan program imunisasi secara merata dan menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Barito Selatan. Langkah ini dinilai krusial sebagai benteng pertahanan dini dari ancaman berbagai penyakit menular berbahaya, terutama guna melindungi anak-anak dan kelompok rentan. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyatakan siap menjalankan seluruh arahan tersebut, menandai babak baru transformasi kesehatan daerah yang diharapkan mampu memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh dan berkualitas tinggi bagi warga.(Dirmanto)
