Gerakan Asri DLH Barsel Sasar TPS Gang Tajuk, Bersihkan Sampah Jelang Hari Jadi ke-67

IMG-20260915-WA0025

BARITO SELATAN||Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) kembali melaksanakan Gerakan Asri, Selasa (15/9/2026). Kegiatan kali ini dipusatkan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Gang Tajuk, Buntok, dengan fokus membersihkan sampah yang berserakan di sekitar kawasan tersebut.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Barito Selatan, M. Nanang Shalahuddin, S.T., mengatakan Gerakan Asri merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Selasa dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan.

Dalam beberapa pekan terakhir, pelaksanaan Gerakan Asri secara besar-besaran dan kolosal ditiadakan sementara karena kondisi kabut asap serta status tanggap darurat bencana akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Nanang menjelaskan, pemilihan TPS Gang Tajuk sebagai lokasi kegiatan juga berkaitan dengan persiapan menyambut Hari Jadi Kabupaten Barito Selatan ke-67 yang puncaknya dilaksanakan pada 21 September 2026.

“Untuk hari ini kami membersihkan area sekitar TPS, khususnya sampah yang berada di luar TPS dan masih berserakan,” ujar Nanang.

Ia mengatakan, sampah yang berada di dalam TPS telah ditangani secara rutin oleh petugas DLH. Pengangkutan dilakukan setiap hari menggunakan dua unit truk pada pagi hari dan dua unit truk pada sore hari.

Gerakan Asri kali ini difokuskan untuk membersihkan sampah di luar area TPS. Sampah tersebut antara lain berasal dari aktivitas pemulung yang memilah barang-barang yang masih memiliki nilai ekonomis, tetapi terkadang meninggalkan sisa sampah di sekitar lokasi.

“Untuk sampah yang ada di dalam TPS, petugas kami mengangkut setiap hari. Kegiatan hari ini lebih kepada membersihkan sampah yang berada di luar TPS, tetapi masih dalam kawasan tersebut,” jelasnya.

DLH Barsel juga telah memasang imbauan kepada masyarakat agar pengelolaan dan pembuangan sampah dilakukan dengan benar sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk Peraturan Daerah Kabupaten Barito Selatan Nomor 2 Tahun 2023.

Nanang menegaskan, Gerakan Asri di kawasan TPS Gang Tajuk akan terus dilakukan apabila kondisi kebersihan di lokasi tersebut masih memerlukan penanganan.

“Kalau kondisi di sana masih kurang rapi, Gerakan Asri akan tetap kami fokuskan di situ dan dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

DLH Kekurangan Tenaga Kebersihan

Di sisi lain, DLH Kabupaten Barito Selatan masih menghadapi keterbatasan tenaga kebersihan. Kondisi tersebut terjadi setelah sejumlah tenaga kebersihan yang sebelumnya bertugas di DLH mendapatkan penempatan melalui optimalisasi PPPK di luar perangkat daerah tersebut.

Akibatnya, jumlah petugas kebersihan yang tersedia saat ini berkurang, sementara kebutuhan tenaga di lapangan masih cukup tinggi.

“Kami saat ini kekurangan tenaga. Dengan adanya pengangkatan PPPK melalui optimalisasi, sejumlah tenaga kebersihan yang sebelumnya ada di DLH ditempatkan di luar dinas,” ungkap Nanang.

Keterbatasan personel tersebut membuat beban kerja petugas yang masih bertugas menjadi lebih berat. Khusus di TPS Gang Tajuk, jumlah kelompok kerja yang sebelumnya mencapai empat kelompok kini hanya tersisa dua kelompok.

“Biasanya untuk TPS Tajuk ada empat grup pekerja. Sekarang hanya dua grup yang bekerja di sana. Tentunya beban kerja mereka menjadi lebih berat,” pungkasnya.( Dirmanto)