Hadir dan Siaga: Pemkab Barito Selatan Evaluasi Perpanjangan Status Tanggap Darurat Demi Keselamatan Warga

IMG-20261001-WA0068

Barito Selatan – Menunjukkan sikap kepedulian mendalam, kewaspadaan tinggi, dan ketegasan dalam melindungi rakyat, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan bergerak cepat dan terukur dengan menjadwalkan rapat khusus evaluasi serta pembahasan perpanjangan status tanggap darurat bencana. Langkah strategis ini merupakan cerminan nyata dari prinsip utama pemerintahan yang mengutamakan keselamatan jiwa rakyat di atas segalanya, sekaligus bentuk jaminan konkret bahwa pelayanan dan perlindungan akan terus berjalan tanpa henti selama masih ada risiko yang mengancam keselamatan masyarakat. Kamis, 01/10/2026.

Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan berdasarkan arahan tegas pimpinan daerah, rapat pembahasan krusial tersebut akan dilaksanakan pada Jumat, 2 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB, berlokasi di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan. Keputusan untuk menggelar pertemuan tingkat tinggi ini diambil secara cermat guna memastikan seluruh upaya penanganan bencana yang berlangsung di lapangan tetap dapat berjalan secara efektif, efisien, memiliki dasar hukum yang kuat dan sah, serta berorientasi utama pada perlindungan hak-hak dan keselamatan masyarakat luas di seluruh wilayah kabupaten. “Kita tidak boleh lengah sedetik pun. Selama warga masih membutuhkan perlindungan, bantuan, dan perhatian, pemerintah harus tetap hadir, bekerja maksimal, dan memegang teguh amanah ini,” ujar Bupati Barito Selatan membuka arahannya dengan tegas.

Pemerintah Daerah menegaskan bahwa kebijakan terkait penetapan maupun perpanjangan status tanggap darurat ini tidak diputuskan secara sembarangan, tidak berdasarkan asumsi, melainkan didasarkan pada kajian mendalam, data nyata, fakta lapangan, serta pertimbangan risiko yang ada di wilayah Kabupaten Barito Selatan. Perpanjangan status ini menjadi kunci utama agar akses terhadap bantuan sosial, logistik, tenaga ahli, dan pendanaan penanganan tetap terbuka lebar, sehingga penanganan masalah yang ada dapat diselesaikan secara tuntas, menyeluruh, dan merata di setiap pelosok daerah tanpa ada yang tertinggal.

Guna mendukung kelancaran agenda penting tersebut yang menyangkut kepentingan umum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan bersama seluruh instansi teknis yang terkait telah mendapat arahan langsung untuk segera menyiagakan seluruh data lapangan yang mutakhir, lengkap dengan bahan evaluasi kinerja penanganan sejauh ini, serta melengkapi seluruh berkas administrasi pendukung yang diperlukan agar sah secara hukum. “Kelengkapan data dan administrasi adalah syarat mutlak agar kita bisa mengambil keputusan yang tepat, sah, dan bermanfaat. Saya minta semua instansi bekerja sama dengan baik, saling melengkapi, dan tidak ada yang lepas tangan,” tegas Wakil Bupati Barito Selatan mengingatkan seluruh peserta rapat.

Seluruh dokumen, laporan kejadian, serta data dampak yang telah dikumpulkan dan disusun oleh tim teknis tersebut nantinya akan menjadi materi utama yang dibahas secara mendalam, rinci, dan objektif dalam rapat. Hal ini bertujuan untuk melihat gambaran utuh kondisi saat ini, mengukur tingkat penurunan risiko bencana, menilai efektivitas bantuan, serta menentukan berapa lama lagi masa penanganan istilah darurat diperlukan agar kondisi wilayah kembali normal, aman, dan kondusif sepenuhnya bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

Keterlibatan penuh unsur pimpinan daerah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Penjabat Sekretaris Daerah, Asisten Daerah, hingga seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, menjadi bukti nyata adanya komitmen bersama yang sangat kuat, kokoh, dan tidak terpecah belah. Hal ini menegaskan kehadiran pemerintah daerah yang nyata di tengah masyarakat, memberikan rasa aman yang mendalam, bersikap responsif terhadap setiap kondisi darurat, serta menjaga agar koordinasi lintas sektor berjalan secara sangat solid, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan juga mengedepankan aspek edukasi, sosialisasi, dan kesadaran masyarakat sebagai bagian penting dari penanganan bencana yang komprehensif. Melalui kebijakan ini, masyarakat diajak untuk memahami bahwa status tanggap darurat adalah instrumen perlindungan negara, bukan tanda ketidakmampuan atau ketidaksiapan. “Mari kita pahami bersama, kebijakan ini dibuat untuk kebaikan kita semua, agar bantuan lebih cepat datang, pelayanan lebih maksimal, dan perlindungan hukum lebih terjamin,” jelas pernyataan resmi Pemkab Barsel untuk menyamakan persepsi publik.

Langkah ini kembali menegaskan karakter pemerintahan Barito Selatan yang tegas, berwibawa, dan selalu mengedepankan kepentingan daerah serta kesejahteraan rakyat di atas segalanya. Pemkab Barsel berkomitmen penuh untuk terus siaga, bekerja keras, dan mengambil keputusan terbaik demi menjaga Barito Selatan tetap aman, tertib, damai, dan menjadi daerah yang tangguh dalam menghadapi segala tantangan bencana alam maupun non-alam demi masa depan yang lebih baik dan sejahtera .(Dirmanto)