Layanan Humanis Disdukcapil Barsel, MW Warga Disabilitas Maruga Akhirnya Punya Identitas

IMG-20261024-WA0100(1)

Barito Selatan// Maruga – Semangat pelayanan prima tanpa diskriminasi terus ditunjukkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Barito Selatan. Melalui kebijakan jemput bola, tim dinas turun langsung ke Desa Maruga, Kecamatan Dusun Utara untuk melayani perekaman data kependudukan warga penyandang disabilitas berinisial MW. Warga yang masuk dalam data SABILASIASI ini akhirnya bisa memiliki E-KTP seumur hidup setelah sekian lama mengalami kendala akses layanan. Minggu, 18/10/2026.

Pelayanan ini dilakukan dengan mendatangi kediaman MW secara langsung, membawa serta alat perekaman data yang bisa dioperasikan di lokasi. Mengingat kondisi kesehatan dan keterbatasan yang dimiliki MW, seluruh proses mulai dari perekaman iris mata hingga pengambilan sidik jari dilakukan secara perlahan, penuh kesabaran, serta didampingi oleh petugas agar hasilnya maksimal dan tepat. Langkah ini diambil karena menyadari bahwa warga seperti MW memiliki hambatan besar jika harus datang sendiri ke kantor pelayanan di ibu kota kecamatan maupun kabupaten.

Keluarga MW mengaku sangat bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah lewat Disdukcapil. Selama ini, ketiadaan dokumen identitas sering kali menyulitkan keluarga dalam mengurus berbagai keperluan anaknya. Namun, semua kesulitan itu kini teratasi berkat kehadiran petugas yang melayani hingga ke rumah. “Terima kasih banyak atas gerak cepat tim Dukcapil. Sekarang anak saya sudah mempunyai KTP seumur hidup. Ini sangat berarti bagi kami. Akhirnya anak saya punya identitas resmi seperti warga lainnya,” ungkap ibunya dengan penuh rasa haru.

Sikap responsif dan pelayanan langsung ini mendapat pujian tinggi dari Kepala Desa Maruga, Erekto. Ia menilai Disdukcapil Barsel telah bekerja sangat cepat dan mengedepankan aspek kemanusiaan dalam setiap pelayanannya. Baginya, inilah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, di mana hak setiap warga negara untuk memiliki identitas harus terpenuhi, tanpa memandang kondisi fisik maupun latar belakang. “Kami atas nama Pemerintah Desa Maruga mengucapkan terima kasih kepada Disdukcapil Barsel. Ini pelayanan yang berkeadilan. Warga disabilitas kami kini memiliki martabat yang sama di mata negara. Terima kasih sudah hadir langsung di desa kami,” ucap Erekto.

Status kepemilikan E-KTP ini membawa dampak besar bagi masa depan MW, karena kini ia tercatat sah dalam administrasi kependudukan nasional. Aksesnya terhadap hak-hak dasar warga negara pun kini terbuka lebar, termasuk mendapatkan pelayanan kesehatan, bantuan sosial, hingga perlindungan bagi penyandang disabilitas. Pemerintah Desa Maruga berharap inovasi pelayanan jemput bola ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus digalakkan agar seluruh warga di pelosok desa, baik lansia maupun penyandang disabilitas, dapat tertangani dan tidak ada yang tertinggal dokumen kependudukannya.
(Dirmanto)