Prioritas Sekda Baru: Bangun RS, Dapur Terpusat, dan Jalan Lewat Swadaya Masyarakat
Barito Selatan // Menyusul pelantikannya sebagai Sekretaris Daerah definitif, Dr. Ita Minarni, ST., MT. langsung menyampaikan sejumlah program unggulan dan terobosan pembangunan yang akan dijalankan pemerintah daerah. Dalam keterangannya kepada media, ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah mengubah pola pembiayaan agar lebih mandiri, sekaligus mempercepat pembangunan fasilitas publik strategis mulai dari rumah sakit, dapur terpusat, hingga infrastruktur jalan. Senin, 26/10/2026.
Poin utama yang disampaikan adalah soal manajemen keuangan daerah. Ita Minarni menjelaskan bahwa Pemkab Barito Selatan kini berfokus menggali potensi dana dari sumber-sumber pendapatan internal daerah. Ia menekankan filosofi bahwa pembangunan tidak semata-mata bergantung pada besarnya anggaran, melainkan pada hasil karya yang bisa dinikmati masyarakat. “Kita gali sumber internal, bukan hanya mengandalkan transfer pusat. Yang terpenting adalah produk pembangunan itu nyata dan bermanfaat bagi warga,” ungkapnya menjelaskan strategi keuangan tersebut.
Salah satu proyek besar yang menjadi prioritas adalah pembangunan Rumah Sakit daerah. Rencananya, konstruksi gedung dan fasilitas penunjangnya akan dimulai pada Januari tahun depan. Pembangunan ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan mendesak akan layanan kesehatan yang lengkap dan berkualitas di Kabupaten Barito Selatan, sehingga meningkatkan taraf kesehatan masyarakat serta menjadi kebanggaan daerah sesuai semangat Dahani Dahanai Tuntung Tulus.
Selain kesehatan, ada rencana menarik yaitu pembangunan dapur atau sentra memasak terpusat. Program ini akan dilaksanakan bekerja sama dengan para chef profesional yang akan membimbing dan mengelolanya. Lokasi pembangunan sudah ditinjau kemarin dan pengerjaan dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, dimulai Januari mendatang. Keberadaan dapur terpusat ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan, menciptakan nilai ekonomi baru, dan membantu pengolahan produk pangan masyarakat menjadi lebih baik.
Untuk infrastruktur jalan, Sekda menawarkan cara baru dengan skema kerja sama melalui sistem banking atau gotong royong swadaya. Cara ini dianggap lebih efisien dan cepat karena melibatkan peran aktif warga. Tak ketinggalan, disiapkan pula bantuan bagi korban rumah terbakar, pembenahan kesejahteraan ASN agar disiplin meningkat, serta kerja sama intensif dengan DPRD. Ia baru saja membahas hal ini pada Minggu lalu dan yakin jika skema pembiayaan alternatif ini disepakati, pembangunan di Barsel akan jauh lebih lancar dan mandiri.
(Dirmanto)
